Atasi Masalah Pasokan Makanan, Venezuela Siapkan 200 Ribu Fingerprint di Supermarket

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 09 Maret 2015, 13:07 WIB
Atasi Masalah Pasokan Makanan, Venezuela Siapkan 200 Ribu Fingerprint di Supermarket
antrian di supermarket di venezuela/net
rmol news logo Venezuela akan memasang sekitar 200 ribu alat pendeteksi sidik jari atau fingerprint scanners di setiap supermarket di negara tersebut.

Langkah itu dilakukan demi memberlakukan sistem penjatahan pembelian makanan. Hal itu tak lain adalah untuk mengurangi penimbunan makanan yang berpotensi membuat panik masyarakat, mengingat Venezuela saat ini tengah mengalami krisi pangan.

BBC pada Senin (9/3) memuat, selama dua tahun terakhir terjadi antrian panjang di supermarket-supermarket di Venezuela karena kekurangan bahan pokok yang meluas.

Presiden Venezuela Nicholas Maduro menyebut, masalah kekurangan bahan pangan itu terjadi karena adanya manipulasi pasokan makanan dan harga.

Bulan lalu, sejumlah pemilik supermarket dan toko obat ditangkap karena diduga secara sengaja membuat antrian panjang pembeli.

Bukan hanya itu, Maduro juga menuding, penyelundup makanan Kolombia membeli barang dan bahan pokok di supermarket yang dikelola negara di sepanjang perbatasan.

Menindaklanjuti masalah tersebut, menteri luar negeri negara-negara Amerika Selatan pekan lalu sepakat untuk memberikan bantuan pasokan makanan pada Venezuela. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA