"Presiden menelepon Dubes AS untuk Korea Selatan, Mark Lippert untuk mengatakan bahwa ia dan istrinya, Robyn ada pada pikiran dan doanya, dan beraharap agar Lippert cepat sembuh," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat Bernadette Meehan.
Lippert sendiri diketahui sempat menjadi ajudan Obama sebelum akhirnya ditunjuk menjadi duta besar.
Di samping itu, seperti dimuat
Korea Times, Amerika Serikat mengutuk serangan yang dilakukan terhadap duta besarnya pagi tadi (Kamis, 5/3).
"Kami mengutuk keras tindakan kekerasan tersebut," kata wakil juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat Marie Harf.
Diketahui, Lippert terluka setelah tiba-tiba saja diserang oleh seorang pria bermarga Kim dengan pisau cukur pagi tadi ketika hendak memberikan kuliah umum.
Lippert yang terluka dan berlmuran darah pun segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pengobatan.
Pelaku penyerangan melakukan aksinya karena menentang Key resolve atau latihan militer gabungan tahunan yang akan dilakukan oleh Amerika Serikat dan Korea Selatan di Semenanjung Korea mulai Senin pekan depan.
[mel]
BERITA TERKAIT: