"Musuh menggunakan tuas sanksi dengan tujuan untuk menghentikan kemajuan rakyat kita," kata Khamenei dalam pidato publik di Teheran pada Rabu (18/2).
"Saya yakin bahwa bila kita mengijinkan mereka untuk mendikte kita terkait isu nuklir, mereka akan terus menggunakan sanksi semacam itu, karena apa yang mereka lawan merupakan dasar dari revolusi kita," sambungnya.
Diketahui, perbincangan Iran dengan negara-negara kekuatan ekonomi dunia, yakni Rusia, Tiongkok, Inggris, Perancis, dan Jerman untuk mengakhiri kebuntuan soal sanksi Barat dan isu nuklir belum menemukan titik terang.
Iran sendiri telah membantah berulang kali soal tudingan yang menyebut bahwa Iran memiliki ambisi untuk membuat senjata nuklir.
"Pekerjaan serius harus dilakukan. Kita bisa menahan sanksi dan menetralisir dan menggagalkan tujuan musuh," lanjut Khamenei seperti dimuat
Reuters.
"Jika sanksi yang menjadi jalan, bangsa Iran juga bisa melakukannya. Koleksi besar minyak dan gas di dunia ada di Iran sehingga Iran jika diperlukan dapat menahan pada gas di mana Eropa dan dunia amat bergantung," tuturnya.
Diketahui, Iran memroduksi sekitar 2,7 juta barel minyak setiap harinya dan 600 juta meter kubik gas per hari. Sebagian besar dialokasikan untuk konsumsi domestik.
[mel]
BERITA TERKAIT: