Empat kapal tempur yang dirancang untuk melawan di wilayah pesisir itu, kata Laksamana Charles Williams (Selasa, 17/2), akan dikirim sebagai bagian dari rotasi pengerahan kapal-kapal armanda ketujuh Amerika Serikat.
"Kami membayangkan empat kapal di sini pada Mei 2017 hingga sekitar tahun 2018," jelas Williams.
Empat kapal itu akan menggantikan USS Freedom, yakni kapal perang Amerika Serikat pertama yang dikirimkan ke Singapura pada April 2013 lalu. Kapal tersebut telah habis masa tugasnya.
Press TV memuat, rotasi kapal perang itu dilakukan Amerika Serikat untuk melibatkan diri dan mempertegas eksistensinya di Asia, terutama di kawasan Asia Tenggara.
Selain mengerahkan kapal perangnya ke Singapura, Amerika Serikat juga sebelumnya diketahui melakukan serangkaian latihan militer dengan menggandeng sekutunya di Asia.
Awal Februari lalu saja, misalnya, Amerika Serikat melakukan latihan gabungan selama tiga hari dengan Korea Selatan di tengah ketegangan Semenanjung Korea.
Amerika Serikat juga menggelar latihan militer bersama dengan Filipina di Laut China Selatan pada Mei tahun lalu. Di bawah perjanjian baru, Filipina akan memberikan akses militer Amerika yang lebih besar untuk pangkalan di seluruh negara Asia Tenggara.
Amerika Serikat juga telah berpartisipasi dalam latihan gabungan lainnya dengan negara-negara regional, termasuk Jepang, Bangladesh, Brunei, Kamboja, Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand.
[mel]
BERITA TERKAIT: