Perkuat Eksistensi di Asia Tenggara, AS Segera Kirim Kapal Perang ke Singapura

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 18 Februari 2015, 12:33 WIB
Perkuat Eksistensi di Asia Tenggara, AS Segera Kirim Kapal Perang ke Singapura
ilustrasi/net
rmol news logo Amerika Serikat akan mengerahkan empat buah kapal perang ke Singapura pada tahun 2018 mendatang. Hal itu merupakan langkah terbaru yang dilakukan negeri Paman Sam untuk memperluas eksistensinya di wilayah Asia Tenggara.

Empat kapal tempur yang dirancang untuk melawan di wilayah pesisir itu, kata Laksamana Charles Williams (Selasa, 17/2), akan dikirim sebagai bagian dari rotasi pengerahan kapal-kapal armanda ketujuh Amerika Serikat.

"Kami membayangkan empat kapal di sini pada Mei 2017 hingga sekitar tahun 2018," jelas Williams.

Empat kapal itu akan menggantikan USS Freedom, yakni kapal perang Amerika Serikat pertama yang dikirimkan ke Singapura pada April 2013 lalu. Kapal tersebut telah habis masa tugasnya.

Press TV memuat, rotasi kapal perang itu dilakukan Amerika Serikat untuk melibatkan diri dan mempertegas eksistensinya di Asia, terutama di kawasan Asia Tenggara.

Selain mengerahkan kapal perangnya ke Singapura, Amerika Serikat juga sebelumnya diketahui melakukan serangkaian latihan militer dengan menggandeng sekutunya di Asia.

Awal Februari lalu saja, misalnya, Amerika Serikat melakukan latihan gabungan selama tiga hari dengan Korea Selatan di tengah ketegangan Semenanjung Korea.

Amerika Serikat juga menggelar latihan militer bersama dengan Filipina di Laut China Selatan pada Mei tahun lalu. Di bawah perjanjian baru, Filipina akan memberikan akses militer Amerika yang lebih besar untuk pangkalan di seluruh negara Asia Tenggara.

Amerika Serikat juga telah berpartisipasi dalam latihan gabungan lainnya dengan negara-negara regional, termasuk Jepang, Bangladesh, Brunei, Kamboja, Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA