Kedua orang itu kabarnya berperan dalam menyediakan senjata yang digunakan pelaku kemudian menyembunyikannya usai digunakan. Namun demikian pihak kepolisian tidak menyebutkan identitas kedua pria tersebut.
Diketahui, seorang pria berusia 22 tahun yang diduga bernama Omar El-Hussein ditembak mati kepolisian Denmark pada Minggu (16/2) setelah melepaskan tembakan dalam dua kali kesempatan berbeda. Serangan pertama dilakukannya di sebuah debat terbuka dan serangan kedua dilakukan di depan sebuah rumah ibadah umat Yahudi.
Akibat serangannya itu, seorang sutradara film dan seorang pria Yahudi meregang nyawa.
Kepala intelijen Denmark, Jens Madsen seperti dimuat
BBC menyebut bahwa tim investigasi tengah mencari tahu soal kemungkinan bahwa pelaku bisa saja terinspirasi oleh penembakan di Charlie Hebdo dan di sebuah supermarket Paris bulan lalu.
El-Hussein sendiri diketahui baru dibebaskan dari penjara dua minggu sebelum serangan setelah menjalani hukuman dua tahun.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: