Menurut keterangan polisi setempat, komandan militan bernama Mullah Abdul Rauf itu tengah berada di dalam mobil yang melintasi padang pasir. Mobil yang mengangkut total enam orang dan membawa amunisi itu meledak seketika ketika mendapat serangan drone.
Badan Intelijen Afghanistan mengkonfirmasi bahwa salah satu korban tewas dalam serangan itu adalah Rauf. Namun demikian sumber NATO belum memberikan konfirmasi serupa.
Rauf yang menghabiskan enam tahun di Teluk Guantanamo setelah ditangkap oleh pasukan Amerika Serikat pada tahun 2001 lalu itu dilaporkan telah keluar dari Taliban dan memilih untuk mendukung kelompok militan ISIS yang masih terus bergerilya di sebagian wilayah Irak dan Suriah.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: