Setelah mempublikasi pemenggalan dua sandera asal Jepang baru-baru ini, ISIS kembali merilis sebuah video yang menunjukkan pelaksanaan eksekusi mati pilot Yordania, Lettu Moaz al-Kasasbeh, dengan cara membakarnya hidup-hidup.
Kabar ini dikutip dari
New York Times beberapa saat lalu. Di awal video yang diyakini orisinalitasnya itu, ISIS menayangkan keterlibatan Yordania dalam serangan udara yang dipimpin Amerika Serikat.
Pada akhir video, terlihat Lettu Moaz al-Kasasbeh berdiri dalam sebuah kandang dan dibakar hidup-hidup dengan obor.
Video terbaru ini pertama kali dilaporkan oleh SITE Intelligence Group, sebuah organisasi yang memantau aktivitas jihad di Internet. Tidak ada keterangan waktu kapan video itu direkam.
Lettu Moaz al-Kasasbeh, berusia 26 tahun, ditangkap oleh militan ISIS pada tanggal 24 Desember 2014 setelah jet tempur F-16 yang diterbangkannya jatuh di Suriah Utara. Saat itu ia sedang terlibat dalam operasi militer menyerang ISIS yang dipimpin AS.
Selama ini, pejabat Yordania berusaha untuk bernegosiasi dengan ISIS, yang menuntut pembebasan Sajida al-Rishawi, seorang wanita berkebangsaan Irak yang dipenjara di Yordania karena terlibat dalam serangan terorisme.
Para militan mengatakan mereka akan membunuh Letnan Kasasbeh jika Yordania tidak memenuhi tuntutan itu.
Kabar terakhir menyebut Yordania setuju untuk melepaskan perempuan Irak itu sebagai barter dengan pembebasan sang pilot. Namun perundingan terhenti karena ISIS hanya bersedia melepaskan dua sandera Jepang. Kenyataannya, dua sandera Jepang itu pun dipenggal oleh ISIS baru-baru ini.
[ald]
BERITA TERKAIT: