Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat Jen Psaki pada Jumat (9/1) menyebut, pihaknya khawatir dengan kesehatan pilot wanita bernama Nadia Savchenko itu karena ia melakukan aksi mogok makan.
"Kami memahami, bahwa Savchenko telah mogok makan selama hampir satu bulan untuk memprotes syarat penahanan dan menderita masalah kesehatan tambahan," kata Psaki seperti dimuat
Reuters.
"Kami menyerukan untuk pembebasan ia segera serta sandera Ukraina lainnya yang dimiliki Rusia," tambah Psaki.
Perlu diketahui, Savchenko merupakan pilot militer Ukraina berusia 33. Ia ditangkap oleh separatis di wilayah timur Ukraina bulan Juni tahun lalu sebelum akhirnya dipindahkan ke Rusia. Kabarnya, ia kemudian dijebloskan ke seuah klinik kejiwaab.
Ukraina sendiri mengklaim, ia merupakan satu dari ratusan warga Ukraina yang ditahan oleh separatis sejak aksi pemberontakan gencar terjadi awal tahun lalu.
[mel]
BERITA TERKAIT: