"Masa Selandia Baru di Dewan Keamanan akan menempatkan kita di jantung pengambilan keputusan internasional untuk dua tahun ke depan," kata McCully dalam sebuah pernyataan (Senin, 5/1).
Dewan Keamanan PBB sendiri saat ini diketahui tengah mempertimbangkan sejumlah masalah global yang mendesak yang tengah dihadapi oleh masyarakat internasional, seperti situasi keamanan di Suriah, pemberontakan ISIS, dna juga wabah Ebola.
"Sudah 21 tahun sejak Selandia Baru terakhir bertugas di Dewan Keamanan. Kami siap melayani lagi dan untuk memberikan suara independen di meja top dunia," sambung McCully seperti dimuat
Global Times.
"Yang penting, kami akan berusaha untuk memastikan bahwa perspektif negara-negara kecil tercermin dalam kerja dewan," tandasnya.
Masa akhir Selandia Baru di kursi tak tetap Dewan Keamanan PBB berakhir pada tahun 2016 mendatang.
[mel]
BERITA TERKAIT: