Menurut keterangan kepala komando Amerika Serikat Afrika, Jenderal David Rodriguez, ada sekitar ratusan pejuang ISIS yang saat ini sudah dilatih di kamp-kamp tersebut.
Namun ia menyebut, kamp-kamp di Libya itu masih berada dalam tahap awal pembangunan.
"Sekarang kamp-kamp ini masih kecil dan baru lahir, kita hanya perlu melihat bagaimana kelanjutannya," ujarnya di Washington seperti dikutip
BBC (Kamis, 4/12).
Akan tetapi ia belum menjelaskan lebih lanjut soal seberapa besar kamp-kamp pelatihan tersebut, siapa saja pihak yang memberikan dukungan di kamp itu serta berapa banyak militan yang dilatih.
Libya sendiri diketahui merupakan negara yang mengalami guncangan politik terutama setelah digulingkannya pemimpin Muammar Gaddafi pada tahun 2011 lalu. Sejak saat itu, berbagai suku, milisi, dan faksi-faksi politik memperjuangkan kepentingannya masing-masing untuk mendapatkan kekuasaan. Sebagian dari kelompok militan di negara itu dikabarkan telah menyatakan dukungannya kepada ISIS.
[mel]
BERITA TERKAIT: