Wilson adalah seorang polisi berkulit putih yang menembak seorang pemuda kulit hitam Michael Brown hingga tewas pada 9 Agustus lalu.
Protes kembali mencuat pada pekan ini lantaran pengadilan membebaskannya dari segala dakwaan.
Bahkan, sebuah asosiasi orang kulit hitam di Amerika melakukan long march sejauh 192 km yang disebutnya sebagai "Perjalanan untuk Keadilan" karena menganggap keputusan pengadilan itu tidak adil.
Pengunduran diri Wilson disampaikan oleh kuasa hukumnya Neil Bruntrager, Sabtu (29/11), seperti dilansir
Associated Press.
"Saya tidak mau membiarkan orang lain terluka karena saya," katanya seperti dituturkan Bruntrager.
Sebelumnya, Wilson juga telah mengungkapkan rencana tersebut kepada sebuah media lokal setempat St Louis Post.
Ia mengaku mengundurkan diri dengan kehendak sendiri. Entah benar atau tidak namun pengunduran diri tersebut diungkapkannya pasca Departemen Kepolisian Ferguson menerima ancaman kekerasan jika tetap membiarkannya sebagai petugas polisi.
BERITA TERKAIT: