PM Yordania Serukan Perangi Terorisme yang Atasnamakan Islam

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/shoffa-a-fajriyah-1'>SHOFFA A FAJRIYAH</a>
LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH
  • Minggu, 30 November 2014, 11:15 WIB
PM Yordania Serukan Perangi Terorisme yang Atasnamakan Islam
Abdullah Ensour/net
rmol news logo Selama ini, Islam selalu dikaitkan dengan tindakan-tindakan terorisme. Hal ini seiring munculnya tindakan-tindakan teror yang mengatasnamakan Islam yang menguat setelah tragedi serangan Al Qaeda ke World Trade Centre (WTC), Amerika Serikat, pada 11 September 2001 yang menewaskan lebih dari 2 ribu orang.

Ketakutan berlebihan kepada Islam baru-baru ini bangkit kembali karena kemunculan kelompok serupa Al Qaeda seperti Boko Haram dan ISIS.

Oleh karena itu, Perdana Menteri Yordania Abdullah Ensour menyerukan kepada seluruh orang Arab dan Muslim di seluruh dunia untuk berdiri melawan kelompok terorisme yang telah mencoreng citra Islam.

"Tindakan terorisme yang mengatasnamakan Islam menggambarkan kekejaman, pembunuhan anak-anak, menyalibkan lawan dan pemboman. Islam adalah agama moderasi dan toleransi," kata Ensour dalam Konferensi Pengacara Arab di Amman, Yordania seperti dilansir Petra News Agency pada Sabtu (29/11).

Di wilayah Arab khususnya, Ensour menyebut bahwa aksi terorisme di sana kebanyakan karena dilatarbelakangi oleh masalah Palestina dan pelarangan untuk beribadah di Masjidil Aqsa.

Ensour juga mengklaim, negaranya Yordania telah memainkan peran di semua sektor untuk memerangi terorisme.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA