"Terorisme sendiri sudah salah dari segi konstitusi dan bila ada warga yang teridentifikasi (terlibat dengan ISIS) kita tangkap dan bawa ke pengadilan untuk dihukum," kata duta besar Malaysia untuk Indonesia Zahrain Mohamed Hashim ketika bertandang ke kantor redaksi
Rakyat Merdeka beberapa saat lalu (Rabu, 12/11).
Ia menyebut, tindakan tegas itu dilakukan Malaysia karena bagi negara tersebut, Islam merupakan hal yang sangat penting.
"Kita menjadikan Islam sebagai agama resmi negara dan dasar pemerintahan. Islam juga masuk ke lembaga dan konstitusi. Itu bermakna bahwa kita menjaga kepentingan Islam dan kita juga menjaga martabat Islam di Malaysia," jelas Zahrain.
Menurutnya, ISIS sendiri saat ini bukan hanya masalah bagi Malaysia atau Indonesia di mana banyak penduduk yang menganut agama Islam, tapi ISIS juga menjadi ancaman bagi negara-negara lain di dunia.
"Ini masalah dunia," tandasnya.
Malaysia sendiri sejak tahun lalu diketahui telah menjaring dan menindak tegas puluhan warganya yang terdeteksi hendak bergabung dengan ISIS di Suriah dan Irak ataupun yang berafiliasi dengan kelompok tersebut. [mel]
BERITA TERKAIT: