Dalam upacara yang digelar di Provinsi Helmand Afghanistan, pasukan Inggris dan Amerika Serikat menyerakan dua basis utama yakni Camp Leatherneck and Camp Bastion serta sebuah lapangan terbang kepada militer Afghanistan. Hal itu menandakan mundurnya pasukan koalisi setelah 13 tahun berada di Afghanistan.
Upacara tersebut juga sekaligus menunjukkan bahwa pasukan keamanan Afghanistan mulai saat ini memiliki akses penuh ke kompleks militer, termasuk kompleks militer milik pasukan koalisi yang membentang sekitar 6.500 hektar di tengah gurun.
Selain itu, upacara tersebut juga menandakan adanya pengalihan aset senilai 230 juta dolar AS milik pasukan koalisi kepada militer Afghanistan.
Kendati demikian, sekitar 34 ribu tentara koalisi akan tetap berada di Afghanistan saat ini. Pasukan-pasukan tersebut akan dipulangkan secara bertahap.
Inggris sendiri akan secara resmi menarik seluruh pasukannya dari Afghanistan pada tahun depan.
"Saya membuat komitmen bahwa saya akan mengeluarkan pasukan bersenjata dari Afghanistan pada tahun 2015 dan hari ini merupakan akhir operasi tempur di negara tersebut," tegas Perdana Menteri Inggris David Cameron dalam akun twitternya (Minggu, 26/10).
Sementara itu Amerika Serikat, akan tetap menempatkan ribuan pasukannya di Afghanistan.
Washington Post mengabarkan, berdasarkan perjanjian keamanan yang dibuat oleh Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dengan Amerika Serikat baru-baru ini disepakati bahwa Amerika Serikat akan tetap mengerahkan 9.800 tentaranya di Afghanistan pada tahun depan.
Selain itu, sekitar tiga ribu pasukan dari negara-negara lain juga akan tetap berada di Afghanistan untuk membantu melatih dan mendukung pasukan militer dan polisi Afghanistan.
[mel]
BERITA TERKAIT: