Bangun Kembali Gaza, Palestina Butuh Setidaknya 3.8 Miliar Dolar AS

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 24 September 2014, 11:45 WIB
Bangun Kembali Gaza, Palestina Butuh Setidaknya 3.8 Miliar Dolar AS
bendera palestina berkibat di tengah reruntuhan bangunan di Gaza/net
rmol news logo Palestina membutuhkan bantuan dana darurat sekitar 3.8 miliar dolar AS untuk membantu pembangunan kembali wilayah Gaza yang porak poranda akibat serangan udara yang dilancarkan Israel selama 50 hari beberapa pekan lalu.

Begitu kata Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah kepada Associated Press pada akhir pertemuan dengan negara-negara penderma yang dipimpin oleh Norwegia di sela-sela pertemuan puncak yang dihelat oleh PBB pada Selasa (23/9).

Ia menjelaskan, Arab Saudi telah berjanji memberikan bantuan senilai 500 juta dolar AS untuk pembangunan Gaza. Sementara itu sejumlah negara lainnya juga telah menunjukkan indikasi untuk bergabung memberikan bantuan kepada Gaza.

Permintaan bantuan itu disampaikan Hamdallah beberapa saat usai Presiden Palestina Mahmoud Abbas bersiap memasukkan resolusi kepada Dewan Keamanan PBB demi menuntut jadwal selama tiga tahun untuk penarikan pasukan Israel di wilayah Tepi Barat Palestina.

Pejabat Palestina Menyebut, usulan resolusi itu akan segera diserahkan segera sertalah Abbas berbicara di hadapan Majelis Umum PBB pada Jumat pekan ini.

Diketahui usai pertempuran terbaru di Gaza yang berakhir dengan perjanjian gencatan senjata tak berbatas waktu, pemeirntahan Abbas mendapat tekanan dari dalam negerinya untuk memunculkan strategi politik baru.

Dalam rencana terbarunya, Abbas akan meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengeluarkan resolusi yang mengikat dengan tanggal tertentu demi mengakhiri pendudukan Israel di Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Yerusalem timur. Sebagian wilayah Palestina sendiri telah diduduki Israel sejak tahun 1967. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA