Inisden tersebut menewaskan tiga orang, termasuk diantaranya adalah seorang pilot asal Australia.
Belum jelas kronologi soal kecelakaan pesawat dari maskapai penerbangan Hevilift, yang berangkat dari Woitape.
Hevilift hanya mengkonfirmasi bahwa insiden terjadi saat pesawat membawa sembilan orang yang akan turun di dekat Gunung Lawes, yang terletak sekitar 20 kilometer dari ibukota Papua Nugini, Port Moresby.
"Para korban selamat adalah warga negara Papua Nuguni. Saat ini mereka telah dibawa ke rumah sakit di Port Moresby," begitu pernyataan maskapai tersebut, seperti dikutip
ABC News.Hevilift juga mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan menyeluruh dan bekerja sama dengan semua pihak berwenang untuk menentukan penyebabnya kecelakaan.
"Pikiran dan simpati (pihak) Hevilift tertuju kepada keluarga mereka yang telah meninggal dalam kecelakaan dan perusahaan akan terus memberikan setiap bantuan kepada para korban," lanjut pernyataan tersebut.
Seorang peneliti senior dari Komisi Penyelidik Kecelakaan Papua Nugini, William Seneka, belum bisa menentukan penyebab kecelakaan. Namun, menurutnya, tidak tertutup kemungkinan bahwa cuaca buruk menjadi faktor yang cukup signifikan dalam insiden tersebut.
[ald]
BERITA TERKAIT: