Karena itu DK PBB mengadopsi resolusi yang berisi seruan bagi negara-negara lain untuk menyediakan bantuan serta sumber daya lainnya untuk memerangi wabah seperti bantuan staf ataupun material untuk membangun fasilitas medis.
Dikabarkan
BBC (Jumat, 19/9), resolusi itu juga menyerukan agar larangan perjalanan yang diberlakukan oleh sejumlah negara terkait penyebaran Ebola itu untuk segera diangkar. Negara-negara, kata isi resolusi itu, sebaiknya memberikan akses untuk memberikan bantuan daripada mengisolasi negara yang terken dampak terburuk wabah Ebola.
Sementara itu dalam pertemuan darurat yang digelar dengan DK, Sekjen PBB Ban Ki-moon memperingatkan bahwa jumlah orang yang terinfeksi Ebola meningkat dua kali lipat setiap tiga minggu dan saat ini telah ada lebih dari 2.600 orang yang tewas akibat virus tersebut.
Ia juga menyebut, situasi sekarang memerlukan tindakan internasional. Karena itu ia membentuk sebuah misi darurat PBB yang bekerjasama dengan badan kesehatan dunia (WHO) untuk memerangi wabah.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: