"Saya menyerahkan diri saya secara sukarela dan karena saya menghormati hukum," katanya di San Salvador pada Jumat (4/9).
Flores dituduh menyalahgunakan dana hibah sebesar 15 juta dolar AS dari Taiwan ketika ia menduduki jabatannya antara tahun 1999 hingga 2004.
Ia telah menyangkal semua tuduhan itu dan menyebut ada motif politik di balik kasus tersebut. Surat perintah penangkapannya sendiri telah muncul sejak bulan Mei.
Dalam kasus tersebut, Flores diduga meminta donasi dari Taiwan dalam tiga kali kesempatan. Pada kesempatan pertama, dana diminta untuk membantu upaya rekonstruksi setelah dua bencana gempa bumi menguncang negara dan menewaskan 1.500 orang pada tahun 2001 lalu.
Kesempatan kedua adalah ketika ia meminta Taiwan membantu El Salvador memerangi perdagangan obar-obatan terlarang dan kesempatan ketiga adalah untuk memerangi kriminalitas di dalam negari.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: