Permudah Reuni Keluarga, Korsel Siapkan Database Genetik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 23 Agustus 2014, 11:50 WIB
Permudah Reuni Keluarga, Korsel Siapkan <i>Database</i> Genetik
ilustrasi/net
rmol news logo Korea Selatan luncurkan proyek pembangunan database informasi genetik yang bagi warga negaranya yang memiliki anggota keluarga terpisah di Korea Utara.

Perlu diketahui, ribuan orang Korea terpaksa terpisah dengan keluarganya akibat Perang Korea yang terjadi tahun 1950-1953 lalu. Sejak saat itu, Korea Utara dan Korea Utara beberapa kali melakukan kerjasama untuk mempertemukan anggota keluarga yang terpisah itu dalam reuni keluarga.

Demi mempermudah reuni keluarga itu, Yonhap mengabarkan, Kementerian Unifikasi Korea Selatan membangun proyek tersebut. Tujuannya adalah untuk merekam dan memverifikasi data genetik warga negaranya agar kelak ia atau keturunannya dapat bertemu kembali dengan anggota keluarganya yang berada di Korea Utara.

"Dari anggota keluarga terpisah yang mengajukan untuk tes genetik, pelayanan pertama akan memilih 1.200 orang berdasarkan senioritas mereka. Mereka akan menjalani tes mulai Senin (25/8) dan melestarikan informasi genetik mereka," kata juru bicara Kim Ui-do (Sabtu, 23/8).

Berdasarkan data pemerintah Korea Selatan, sekitar 81 persen dari 69,866 warga Korea Selatan yang memiliki anggota keluarga di Korea Utara telah berusia di atas 70 tahunan. Pemerintah Korea Selatan sendiri mulai mendokumentasikan keluara yang terpisah sejak tahun 1988. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US