Dikenai Sanksi, Australia Sebut Rusia Pengganggu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 08 Agustus 2014, 13:48 WIB
Dikenai Sanksi, Australia Sebut Rusia Pengganggu
tony abbott/net
rmol news logo Perdana Menteri Australia Tony Abbott menyebut Rusia merupakan negara pengganggu.

Komentarnya itu dikeluarkan sehari setelah Rusia menerapkan sanksi balasan berupa larangan impor bahan makanan dari negara-negara Barat, termasuk Australia.

Dikabarkan Associated Press (Jumat, 7/8), Abbott menyebut bahwa larangan yang diterapkan Rusia itu hanya akan memberikan dampak yang relatif kecil bagi Australia.

Abbott justru semakin menekankan desakannya agar Presiden Rusia Vladimir Putin segera menarik ribuan pasukannya yang berada di perbatasan Ukraina. Ia menjelaskan hal itu perlu dilakukan bila Rusia tidak ingin menjadi negara yang dikucilkan secara internasional.

Diketahui Putin menetapkan larangan impor makanan, bahan pangan, serta buah dari sejumlah negara seperti Amerika, Australia, dan negara-negara Uni Eropa sebagai bentuk balasan dari sanksi yang diberikan mereka kepada Rusia. Negara-negara Barat itu sebelumnya memberlakukan sanksi baik bagi individu maupun perusahaan Rusia dari sektor ekonomi, finansial, perbankan, hingga larangan perjalanan menyusul krisis yang terjadi di Ukraina. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US