"Tidak ada negara yang bisa hidup dengan kondisi itu dan Amerika Serikat berdiri tepat di belakang hak Israel untuk mempertahankan dirinya sendiri dalam keadaan saat ini," kata Kerry dalam sebuah wawancara dengan
BBC (Rabu, 6/8).
Namun ia juga menjelaskan bahwa Amerika Serikat mendesak Israel dan Palestina menggunakan momen gencatan senjata 72 jam di Gaza yang tengah berlangsung saat ini untuk mencari solusi yang lebih luas.
Pernyataan Kerry itu merujuk pada pembicaraan damai yang tengah berlangsung di Kairo antara delegasi dari Israel dan Palestina.
Kerry menjelaskan, ia berharap pembicaraan itu dapat menyediakan keamanan bagi Israel dan kebebasan bagi Palestina.
"Saya yakin situasi yang berkembang saat ini akan berkonsentrasi pada pikiran masyarakat untuk mengembalikan negoasiai dan mencoba memberikan solusi bagi masalah dua negara," jelasnya.
Di Jalur Gaza, gencatan senjata terbaru selama 72 jam dimulai pada Selasa pagi (5/6). Israel telah menarik mundur pasukan daratnya dari wilayah tersbut.
Gencatan senjata mengatasnamakan kemanusiaan itu dilakukan ketika konflik terbuka yang pecah sejak hampir sebulan terakhir itu menewaskan 1.900 warga Palestina.
[mel]
BERITA TERKAIT: