Begitu laporan yang dimuat dalam majalah Jerman Der Spiegel seperti dikutip
Reuters (Minggu, 3/8).
Aksi spionase itu dilakukan ketika Kerry tengah mencoba menghidupkan kembali hubungan diplomatik antara Israel dan Palestina yang beku pada Juni 2013 lalu.
Majalah tersebut mengutip bahwa informasi itu didapatkan dari beberapa sumber dari lingkaran intelijen.
"Sejumlah besar percakapan yang diambil melalui satelit didengarkan oleh setidaknya dua agen intelijen, termasuk satu diantaranya adalah Israel," tulis laporan dalam majalah itu.
"(Seorang lainnya) bisa jadi warga Rusia dan China juga mendengarkan," sambung laporan itu.
Aksi spionase itu dilakukan untuk mengetahui soal percakapan apa yang dilakukan oleh Kerry dengan pihak lain. Namun baik Israel maupun Amerika Serikat belum mengeluarkan komentar soal hal tersebut.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: