Direktur Rumah Sakit Shifa di Gaza, Nasser Tatar, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima sedikitnya 40 mayat yang tewas dalam pemboman yang dilakukan Israel di wilayah Shujaiya.
Tatar juga menambahkan bahwa lebih dari 400 orang terluka dalam pemboman intensif dari tank-tank Israel yang ditempatkan di dekat perbatasan Gaza tersebut.
Sebagaimana dikutip Reuters, saat dimintai keterangannya, gerakan Hamas menyebut apa yang terjadi di lingkungan Shujaiya adalah kejahatan perang.
Hamas juga berjanji akan mengalahkan tentara Israel yang memulai operasi darat di Gaza pada Kamis lalu (17/7).
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: