Dukungannya itu disampaiakan dalam sebuah tayangan video berdurasi 16 menit yang diberikan Boko Haram kepada kantor berita
AFP.
Selain itu, Shenkau juga menyatakan dukungannya bagi kelompok esktrimis lainnya seperti Al-Qaeda dan Taliban. Ia menyebut pemimpin kelompok-kelompok itu merupakan saudara.
"Semoga Allah melindungimu," kata Shenkau, dikutip
Russia Today pada Minggu (13/7).
ISIS diketahui telah mendeklarasikan diri untuk mendirikan negara Islam di wilayah Irak dan Suriah beberapa pekan lalu. Shenkau menilai, gagasan soal negara Islam dan penerapan hukum syariah secara ketat juga merupakan hal yang sama-sama diperjuangkan oleh Boko Haram.
Dalam video yang sama, Shenkau juga mengklaim pihaknya bertanggung jawab atas sejumlah serangan bom mematikan pada bulan Juni lalu di Nigeria.
Seperti kejadian pemboman di pusat perbelanjaan di ibukota Abuja pada tanggal 25 Juni lalu yang menewaskan setidaknya 21 orang dan melukai 50
Boko Haram merupakan kelompok ekstrimis yang melakukan serangkaian serangan anarki terhadap warga sipil di Nigeria. Aksi kelompok tersebut yang paling menarik perhatian beberapa waktu terakhir adalah ketika militan Boko Haram menculik lebih dari 200 gadis dari sekolahnya pada pertengahan April lalu. Hingga saat ini belum diketahui nasib para gadis tersebut.
[mel]
BERITA TERKAIT: