PBB mencatat, setidaknya sudah ada sekitar 17 ribu warga Palestina yang mengungsi ke wilayah tersebut.
Diketahui, setelah mengirimkan roket-roket dalam serangan udara, Israel juga diketahui mulai melakukan serangan darat pertama dengan menyerang situs peluncuran roket kelompok Hamas di Gaza.
Israel menyebut, serangan membabi-buta yang dilakukan bertujuan untuk memusnahkan situs persenjataan dan militan Hamas.
Namun pada kenyataannya, serangan Israel telah menewaskan setidaknya 172 orang dan melukai 1.260 warga Palestina lainnya. PBB memperkirakan 77 persen di antara korban tewas itu merupakan warga sipil. Sementara dari pihak Israel, tidak ada satupun korban jiwa yang jatuh.
Dikabarkan
BBC pada Minggu (13/7), PBB sendiri telah menyerukan untuk digelarnya gencatan senjata serta dialog untuk meredam konflik dan mengakhiri jatuhnya korban jiwa.
Pihak militer Israel sendiri menegaskan, pihaknya telah mengedarkan selebaran di kota Beit Lahiya yang menyerukan agar warga sipil mencari perlindungan.
Sementara itu sekitar 800 warga Palestina yang memiliki kewarganegaraan ganda segera meninggalkan Gaza melalalui jalur Erez Israel.
[mel]
BERITA TERKAIT: