"Mereka yang melakukan perjalanan dari distrik Pajwai ke kota Kandahar untuk pergi ke dokter dan ada beberapa lainnya yang hendak berbelanja menjelang Idul Fitri," kata jurubicara pemerintah Kandahar, Dawa Khan Minapal, seperti dikabarkan
Reuters hari ini.
Namun nahas, lanjut Minapal, kendaraan mereka dihajar bom pinggir jalan yang diduga ditanam oleh Taliban.
"Dua orang balita juga turut terluka dalam kejadian tersebut, dan saat ini telah dilarikan ke rumah sakit daerah Kandahar," tambah jurubicara pemerintah itu.
Insiden itu terjadi selang beberapa hari setelah Taliban memerintahkan anggotanya berhati-hati dalam melakukan serangan guna menghindari warga sipil menjadi korban.
"Kami harus sangat berhati-hati ketika menanam bom pinggir jalan yang ditujukan kepada musuh, dan kami harus mempertimbangkan kehidupan masyarakat biasa," begitu pernyataan Taliban pada 4 Juli lalu.
Selain itu, PBB pada pekan ini juga telah memperingatkan bahwa perang yang terjadi di Afghanistan telah menimbulkan korban yang semakin buruk terhadap warga sipil, dengan jumlah korban meningkat sebesar hampir seperempat pada semester pertama tahun ini.
[ald]
BERITA TERKAIT: