Hal tersebut menyebabkan bulan purnama muncul lebih besar dan lebih terang dari biasanya.
"Realistis, pada dasarnya bulan akan kembali (menjadi supermoon) ketika dekat dengan orbitnya. Karena itu sedikit lebih dekat, terlihat fraksional lebih besar untuk kami," jelas Wakil Presiden Royal Canadian Astronomical Society of Canada, Colin Haig.
Meski tidak ada waktu atau tempat khusus untuk menangkap fenomena tersebut, namun, tambah Haig, supermoon ini akan berada paling dekat dengan bumi sekitar 04:30 waktu Kanada pada Minggu dini hari (13/7).
Selain itu, nanti malam beberapa pemandangan spektakuler selain supermoon juga bisa ditangkap dengan mata telanjang.
Bintang Spica dan planet Mars, keduanya juga akan cukup dekat dengan bumi tapi hanya terlihat di barat daya langit.
"Ini semacam kontras yang bagus, karena Spica memiliki warna yang sangat putih, sangat terang, putih hampir kebiruan. Sementara Mars berwarna jingga, kekuningan," jelasnya, seperti dikabarkan
The Star hari ini.
[ald]
BERITA TERKAIT: