Setibanya di bandaran internasional Incheon, para pemain timnas langsung dilempari yeot atau gula-gula khas Korea oleh para penggemarnya.
Dalam tradisi Korea, seperti dikabarkan
Korea Times, yeot digunakan untuk mengekspresikan penghinaan.
Pelemparan yeot tersebut dilakukan oleh para penggemar yang menanti kedatangan timnas dari Brazil karena merasa kecewa atas penampilan mereka yang tersisih dari putaran final Piala Dunia FIFA.
Diketahui, negeri gingseng terpaksa pulang setelah kalah di laga terakhir melawan Belgia dengan skor 1-0 pada Kamis lalu (26/6).
Selain melemparkan yeot, para penggemar juga meneriakan kekecewaannya.
Menanggapi hal tersebut, para pemain hanya terdiam dan menunjukkan ekspresi penyesalan.
Namun salah satu pemain unggulan timnas, Son Heung-min sempat bertanya kepada para penggemar "Apakah kita harus makan ini?".
Namun para penggemar tidak menjawab pertanyaan tersebut dan Son serta pemain lainnya tidak ada yang memakan gula-gula tersebut.
Memakan yeot, dalam tradisinya menunjukkan ekspresi vulgar penghinaan.
Selain yeot, salah satu bentuk kekecewaan penggemar timnas Korea Selatan juga ditunjukkan dengan pemasangan spanduk bertuliskan "Sepakbola Korea sudah mati".
[mel]
BERITA TERKAIT: