Dalam pesannya, Aquino menyebut Ramadhan merupakan kesempatan bagi umat muslim Filipina untuk memperkuat disiplin, pengendalian diri serta rasa kasih sayang.
"Solidaritas ini membuat kami untuk belajar dari satu sama lain dan membuat bangsa lebih bersatu dan harmonis, yang mana warga dari berbagai keyakinan dan kepercayaan dapat bekerja sama untuk menegakkan perdamaian dan harmoni," katanya, seperti dikutip
Global Times.
Aquino juga berharap agar dengan datangnya bulan Ramadhan, muslim Filipina dapat lebih memperkuat iman mereka.
"Semoga ajaran Al-Qur'an dapat membimbing puasa dan ibadah anda saat ini, dan membuat anda untuk berkontribusi lebih membangun masa depan yang lebih baik bagi negara kita," harapnya.
Perlu diketahui, umat muslim merupakan populasi terbesar kedua di Filipina. Menurut catatan statistik pemerintah, jumlah Muslim Filipina mencapai sekitar 5 juta atau sekitar 5 persen dari populasi negara itu. Mayoritas Muslim Filipina tinggal di Pulau Mindanao, Filipina Selatan.
[mel]
BERITA TERKAIT: