UNESCO Bahas Situs Warisan Australia di Qatar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 16 Juni 2014, 12:46 WIB
UNESCO Bahas Situs Warisan Australia di Qatar
net
rmol news logo Rencana Australia untuk menebang 74 ribu hektar hutan lindung di hutan Tasmania menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan Komite Warisan Budaya Dunia UNESCO yang dimulai pada Minggu (15/6) di Doha, Qatar.

Diketahui, pemerintah Australia tengah memperjuangkan agar status hutan Tasmania sebagai situs warisan dunia UNESCO dihapus, sehingga pemerintah dapat melakukan penebangan.

Perdana Menteri Tony Abbott menjelaskan, hal itu merupakan bagian dari upaya mempertahankan industri kayu. Abbott menyebut, industri kayu tersebut melibatkan lebih dari 66 ribu pekerja.

Jika upaya tersebut berhasil, Australia akan menjadi negara maju pertama yang mengembalikan status dilindungi demi alasan ekonomi.

Selain hutan Tasmania, pada pertemuan Komite UNESCO itu juga akan membahas masalah terumbu karang Australia.

Pemerintah Australia, seperti dikutip BBC, berupaya agar UNESCO tidak menurunkan status terumbu karangnya menjadi "terancam punah" karena polusi. Pasalnya, klaim pemerintah, praktik pertanian dan industri saat ini dinilai sudah lebih baik dan tidak mengancam terumbu karang. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US