Rencana aksi tersebut terdiri dari daftar prioritas ekonomi jangka panjang Thailand.
Marsekal Udara Prajin Juntong menjelaskan bahwa prioritas pemerintah militer saat ini untuk mejaga perekonomian adalah memulihkan kepercayaan investor dan menjaga disiplin fiskal.
Dalam rencana aksi tersebut, pemerintah militer juga berjanji bahwa pengeluaran negara tidak akan melebihi batas yang telah dicanangkan dalam anggaran.
Para pengamat, seperti dikutip
BBC menyebut bahwa rencana sksi ekonomi yang dilansir junta militer merupakan indikasi lain bahwa mereka berharap dapat berada di dalam kekuasaan selama beberapa waktu lalu.
Sementara itu, Kepala Angkatan Darat Jenderal Prayuth Chan-ocha pada Jumat (30/6) menegaskan bahwa pemilihan presiden baru tidak akan berlangsung lebih dari satu tahun. Ia menjelaskan bahwa selama masa pengambilalihan pemerintahan oleh militer, pihaknya akan melakukan rekonsiliasi dan reformasi.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: