Menurut badan perbatasan UE, Frontex, pada periode Januari hingga April 2014 terdapat 42 ribu imigran yang tercatat melakukan perjalanan ke Italia melalui rute perairan di Afrika Utara. 25,650 di antaranya berasal dari Libya.
Sedangkan secara keseluruhan terdapat total tujuh rute sibuk yang biasanya dilintasi oleh para imigran untuk memasuki kawasan UE.
Bila dikombinasikan, jumlah imigran yang masuk dari tujuh rute sibuk dalam periode Januari hingga April tahun ini sekitar 60 ribu orang.
Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat dan bahkan berpotensi melebihi rekor tertinggi pada tahun 2011 lalu, yakni 140 ribu orang.
"Jika tren ini terus berlanjut, dan dengan musim panas mendekat, ada kemungkinan kuat jumlahnya akan meningkat lebih lanjut," kata Wakil Direktur Eksekutif Frontex Gil Arias Fernandez seperti dilansir
BBC (Jumat, 30/5).
Permasalahan imigran tersebut telah menjadi masalah yang dikeluhkan oleh Italia.
Salah satu upaya negara tersebut untuk menghalau imigran yang masuk adalah dengan meluncurkan operasi penyelamatan laut kita atau dalam bahasan lokal disebut dengan "Mare Nostrum" sejak Oktober tahun lalu.
[mel]
BERITA TERKAIT: