Dalam kurun waktu tersebut, tercatat sebanyak 257 kasus terinfeksi dengan jumlah pasien meninggal sebanyak 55 orang dihitung sejak 13 April 2014 hingga saat ini.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Arab Saudi seperti dilansir KBRI Riyadh, virus yang ditemukan sejak September 2012 itu telah menyerang sejumlah orang dari berbagai negara.
Setidaknya terdapat 17 negara selain Arab Saudi yang warganya diketahui terkena virus yang menyerang saluran pernafasan itu yakni Uni Emirat Arab, Jordania, Qatar, Oman, Kuwait, Tunisia, Yaman, Perancis, Jerman, Italia, Inggris, Yunani, Mesir, Amerika Serikat, Filipina, Malaysia, dan Indonesia.
Seorang warga negara Indonesia yang berasa di Jeddah Arab Saudi yakni Nurhayati Ahamd Amin diketahui terinfeksi virus tersebut dan meninggal dunia pada 27 April lalu. Jasadnya kemudian dimakamkan di Mekkah.
[mel]
BERITA TERKAIT: