Seperti dilansir
Daily Mail (Kamis, 2/5), pilot mendaratkan pesawat tersebut di Palme de Mallorce pulau Balearic Spanyol setelah mengetahui adanya seorang penumpang yang melahirkan.
Beberapa saat setelah mendarat, wanita yang bernama Ujunwa Eneh Ozeh beserta bayi yang baru dilahirkannya segera dilarikan ke rumah sakit terdekat yakni Son Espases.
Kondisi Ozeh diketahui dalam keadaan baik dan ia diperbolehkan untuk keluar rumah sakit pada Senin (5/5) mendatang.
Namun bayinya yang diberi nama Michael itu masih membutuhkan perawatan intensif dan diperkirakan akan berada di RS tersebut hingga bulan Agustus mendatang.
"Saya tidak memiliki pilihan lain selain tinggal di pulau ini, bayi saya membutuhkan saya bertahan di sisinya hingga ia aman dan dapat pulang ke rumah bersama saya," kata Ozeh.
Ia mengaku terkejut dan tidak memperkirakan bahwa ia akan melahirkan secepat itu, mengingat usia kandungannya yang baru masuk minggu ke 26.
Ozeh terbang bersama dengan putri pertamanya dari Nigeria menuju London dan kemudian menuju Amerika Serikat untuk berlibur.
Akan tetapi dalam perjalan menuju London, tiba-tiba saja air ketubannya pecah.
Ketika mengetahui hal tersebut, penumpang lain yang berada di dekatnya segera memberitahu awak pesawat yang segera melakukan panggilan dengan dokter melalui interkom.
Seorang dokter wanita yang juga kebetulan berada dalam pesawat yang sama beserta sejumlah awak membantu proses persalinan di dalam pesawat.
[mel]
BERITA TERKAIT: