Bahas Palestina, Turki Tidak Mau Satu Barisan dengan Suriah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/aldi-gultom-1'>ALDI GULTOM</a>
LAPORAN: ALDI GULTOM
  • Sabtu, 15 Februari 2014, 11:39 WIB
Bahas Palestina, Turki Tidak Mau Satu Barisan dengan Suriah
muhammad najib/net
Kecil Besar
rmol news logo Rapat Standing Committee on Palestine (panitia kerja untuk Palestina) yang menjadi rangkaian konferensi The Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) di Tehran, Iran sempat dihangatkan isu Suriah.
HUT RMOL news

Rapat berlangsung sejak pagi sampai malam di hari Jumat (14/2) waktu setempat. Muhammad Najib, delegasi Indonesia yang juga anggota Komisi I DPR RI yang mengikuti rangkaian konferensi, mengabarkan kepada redaksi bahwa delegasi Turki menentang dimasukkannya Suriah sebagai anggota tetap panitia kerja Palestina.

"Sebagaimana diketahui, dalam perang saudara yang sudah berlangsung lebih dari tiga tahun di Suriah saat ini, para penentang Presiden Assad mendapat dukungan Saudi Arabia dan Turki, sementara Pemerintah Assad didukung Iran," jelas Najib dalam surat elektroniknya.

Dalam pembicaraan tentang Palestina, sebagian besar peserta mengecam Israel terkait perluasan pendudukan, pelanggaran HAM dan perusakan sistematis Masjid Al Aqsa.

"Delegasi Indonesia mengingatkan pentingnya persatuan bangsa Palestina sendiri, khususnya antara gerakan perlawanan Fatah dan Hammas," ujarnya.

Delegasi Indonesia juga mengimbau Pemerintah Mesir agar melonggarkan Gerbang Rafah yang menjadi pintu keluar manusia dan barang dari Jalur Gaza, Palestina.

"Masalah-masalah yang belum mencapai titik temu akan dibawa ke sidang Executive Committee besok," jelasnya. [ald]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA