Terjerat Narkoba, Jurnalis TV Palsu Dipulangkan ke Meksiko

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 24 Desember 2013, 10:28 WIB
Terjerat Narkoba, Jurnalis TV Palsu Dipulangkan ke Meksiko
Raquel Alatorre Correa/afp
rmol news logo Sebanyak 18 orang terpidana kasus perdagangan narkoba di Nikaragua dikembalikan ke negara asalnya, Meksiko pada Senin (23/12) waktu setempat.

Belasan terpidana tersebut dihukum karena telah melakukan perdagangan narkoba, pencucian uang, dan kejahatan terorganisir setelah mereka berhasil masuk ke wilayah Nikaragua dengan berpura-pura menjadi jurnalis televisi Meksiko pada Agustus 2012 lalu.

Mereka memasuki Nikaragua melalui perbatasan di Honduras dengan membawa uang sebesar 9,2 juta dolar AS dalam enam unit mobil yang diberi logo Televisa. Televisi merupakan stasiun televisi terbesar di Meksiko. Sementara pihak Televisa telah membantah keterkaitannya dengan belasan pelaku tersebut.

Belasan pelaku yang dipimpin oleh satu-satunya perempuan, Raquel Alatorre Correa dihukum 30 tahun penjara pada bulan Januari 2013 atas tuduhan perdagangan narkoba, pencucian uang dan kejahatan terorganisi. Kemudian pada Oktober lalu, pengadilan mengajukan banding dan hukuman mereka berkurang menjadi 18 tahun.

Mereka dibawa ke bandara internasional Managua oleh pengawasan ketat dari kepolisian Nikaragua untuk diserahkan kepada pihak berwenang ke petugas kepolisian dan petugas dari Meksiko.

Selama dekade terakhir, kartel narkoba Meksiko telah pindah ke Amerika Tengah, termasuk Nikaragua di dalamnya. Tujuannya adalah untuk digunakan sebagai titik awal pengangkutan narkoa ke Amerika Selatan dan AS.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA