Itulah beberapa hasil yang disepakati dalam perjanjian sementara antara Iran dan negara-negara Barat terkait keberadaan Reaktor Nuklir milik Iran.
Perjanjian sementara itu dihadiri oleh Ketua Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Catherine Ashton, Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris William Hague, Menlu Jerman Guido Westerwelle, Menlu Iran Javad Zarif, Menlu China Wang Yi, Menlu AS John Kerry, Menlu Rusia Sergei Lavrov, dan Menlu Prancis, Laurent Fabius di Pertemuan PBB di Jenewa, Swiss, Minggu siang (24/11).
Menurut Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Najib, bagaimana dengan reaktor nuklir milik Israel di Dimona yang jauh lebih maju dibanding Iran, bahkan menurut banyak pengamat Israel telah berhasil membuat senjata nuklir yang jumlahnya diperkirakan antara 100 sampai 200 hulu ledak.
"Siapa yang mengawasinya?" ujar Najib kepada
Rakyat Merdeka Online di Jakarta, Minggu (24/11).
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menambahkan, kalau Iran dianggap mengancam negara lain kerena memiliki senjata nuklir, bagaimana dengan Israel?
[rus]
BERITA TERKAIT: