
Tak tanggung-tanggung, meski hanya diduga terlibat korupsi, seorang pejabat walikota ini diberhentikan alias dipecat.
Nasib kurang mengenakan itu menimpa Walikota Nanjing, Ji Jianye. Ia dipecat atas dugaan "pelanggaran disiplin yang serius". Kalimat seperti ini biasanya digunakan China untuk menyebut kejahatan korupsi. Begitu seperti dilansir
Xinhua (Sabtu, 19/10).
Namun demikian
Xinhua tidak merinci lebih lanjut mengenai korupsi yang dilakukan oleh pemimpin sebuah kota besar di bagian timur negara tersebut.
Pemecatan Ji, yang juga menjabat sebagai deputi ketua partai di Nanjing, terjadi dua hari setelah sebuah badan disiplin Partai Komunis mengatakan ia telah ditempatkan dalam penyelidikan.
Disisi lain Presiden China Xi Jinping telah bertekad akan menindak keras tindak korupsi yang dilakukan pejabat pemerintahnya di seluruh pelosok negeri Tirai Bambu itu.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: