
Malala Yousufzai, seorang gadis remaja Pakistan yang berhasil selamat dari upaya pembunuhan Taliban telah berada di Universitas Harvard pada Jumat (27/9) waktu Amerika untuk menerima Penghargaan Kemanusiaan J. Gomes 2013.
Kedatangan Malala disambut baik oleh Presiden Universitas Harvard, Drew Gilpin Faust. Ia mengatakan senang bisa bertemu dengan orang yang memiliki semangat yang sama dalam bidang pendidikan
Ketua Komite Hadiah Nobel Perdamaian Thorbjorn Jagland, memberikan penghormatan khusus kepada Malala lewat sebuah pesan yang dibacakan pada acara penghargaan itu berlangsung.
“Keberanianmu mengirimkan pesan kuat kepada para perempuan untuk menegakkan hak-hak mereka, yang merupakan elemen mendasar bagi perdamaian,†ujarnya sebagaimana dikutip
Voanews (Sabtu, 28/9).
Pada bulan Obtober tahun lalu, Malala ditembak di bagian kepalanya oleh misi Taliban saat ia hendak pulang dari sekolah bersama temannya. Ia kemudian mendapat penangan intensif di salah satu rumah sakit di Birmingham Inggris.
Pihak Taliban mengaku menyerang Malala lantaran perempuan belia itu sangat vokal dalam menentang Taliban, bukan karena pandangannya terhadap pendidikan perempuan di Pakistan.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: