Ini merupakan respon keras dunia terhadap uji coba roket Korut yang diluncurkan pada 12 Desember lalu.
Sementara kesepakatan antara Pemerintah China dan AS ini tercapai usai kedua belah pihak itu melakukan negosiasi selama beberapa pekan terakhir.
Keputusan China ini sangat mengejutkan sejumlah pihak karena China selama ini dikenal sebagai sekutu dekat Korut. China bahkan seringkali menghalangi sejumlah sanksi yang diberikan PBB untuk Korut.
“AS dan China telah berkompromi, PBB tidak akan mengeluarkan sanksi baru untuk Korut namun akan memperberat sanksi yang telah ada sebelumnya,†ujar seorang diplomat PBB yang tidak mau disebutkan namanya, sebagaimana dikutip
AFP (Sabtu, 19/1).
Sanksi sebelumnya menyatakan bahwa Korut dilarang untuk melakukan uji coba roket dan menggelar program antariksa. Ini karena beberapa komunitas internasional khawatir, uji coba tersebut digunakan Korut untuk mempersiapkan rudal nuklir.
Namun, Korut tetap mengabaikan desakan itu dan melanjutkan uji coba roketnya. Para pengamat menduga aksi Korut itu didasari atas keinginan Kim Jong Un yang ingin meingkatkan reputasinya di Korut.
[ian]
BERITA TERKAIT: