Para pejabat setempat mengatakan bahwa militan telah diusir dari Kota Diabaly, yang terletak sekitar 400 kilometer di timur laut ibukota, Bamako, melalui pertempuran sengit pada Kamis (17/1), waktu setempat di kota yang direbut oleh pemberontak pada Senin lalu itu.
Para pejabat mengatakan bahwa serangan sengit itu berhasil merebut kembali kota tersebut. Pun demikian, keterangan resmi dari pihak militer mengenai perebutan kembali kota tersebut masih belum dikeluarkan.
Dikutip
Voanews (Sabtu, 19/1) menyebutkan bahwa sebelumnya, tentara Mali dan pejabat Prancis telah mengklaim bahwa pasukan Mali berhasil merebut kembali Konna, kota di timur Diabaly.
Pihak militer mengatakan kota Konna sudah “dikuasai sepenuhnya†setelah menimbulkan “kerugian besar†terhadap para pemberontak Islamis disana.
Didudukinya kota itu oleh pihak militan pada pekan lalu membuat Perancis turun tangan membela negara bekas jajahannya itu.
[ian]
BERITA TERKAIT: