Belanda Setujui Pengiriman Rudal Patriot ke Turki

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 08 Desember 2012, 18:48 WIB
Belanda Setujui Pengiriman Rudal Patriot ke Turki
rudal patriot/ist
rmol news logo Kabinet Belanda menyetujui pengiriman rudal-rudal Patriot ke perbatasan Turki dalam rangka mengantisipasi serangan "nyasar" tentara Suriah.

Kabinet itu juga menyetujui pengiriman 360 tentara Belanda untuk mengoperasikan rudal-rudal itu.

"Kabinet telah memutuskan untuk segera mengirimkan dua rudal Patriot Belanda guna berkontribusi dalam perlindungan sekutu NATO kami, Turki," ujar pemerintah Belanda dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP (Sabtu, 8/12).

Pengerahan rudal Patriot ini sedianya akan berlangsung selama 1 tahun. Namun demikian pemerintah Belanda mengaskan bahwa rudal-rudal ini tak boleh digunakan secara ofensif.

"Tujuan pengerahan Patriot bukan untuk menerapkan zona larangan terbang ataupun untuk melakukan serangan-serangan," ujar  Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte, usai sidang mingguan kabinet.

Pengiriman ini merupakan wujud komitmen NATO yang telah menyetujui permintaan Turki atas pengiriman rudal-rudal Patriot untuk mengantisipasi adanya kemungkinan serangan atas Suriah.

Belanda adalah negara kedua NATO yang pemerintahnya telah menyetujui pengiriman rudal-rudal Patriotnya ke Turki setelah Jerman menumumkan persetujuan yang sama pada Kamis (6/12) lalu.[ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA