Ilmuwan dari Organisasi Sains dan Penelitian Industri Persemakmuran Australia, Dr. John O’Sullivan, mengatakan fasilitas baru yang dibuka hari Jumat (6/10) di wilayah terpencil pantai barat negara itu, akan menjadi salah satu teleskop radio terpenting di dunia.
Sebagaimana dikutip
Voanews (Minggu, 7/10), tempat terpencil dipilih karena suasananya yang sangat sepi, dengan sedikit penduduk dan sedikit signal radio. Pasalnya, kehadiran signal radio yang banyak bisa mengganggu pengiriman data astronomi.
O’Sullivan mengatakan dalam fasilitas penelitian astronomi baru itu terdapat 30 teleskop, yang masing-masing berdiameter 12 meter, dan diyakini memiliki kekuatan 100 kali lebih kuat dari rancangan yang pernah ada sebelumnya.
Segala kelebihan yang ada dalam fasilitas baru itu akan mempermudah para pakar astronomi dalam meneliti beberapa pertanyaan mendasar mengenai alam semesta, termasuk sifat gaya tarik bumi dan asal usul bintang dan galaksi.
[ian]
BERITA TERKAIT: