Juru bicara Taliban Qari Yousef Ahmadi mengatakan bahwa sasaran utama dari serangan yang menewaskan dua orang marinir AS itu adalah tentara AS dan Inggris dan10 orang pemberontak Taliban. Demikian sebagaimana diberitakan
BBC (Sabtu, 15/9).
Menurut Ahmadi, serangan ini adalah bentuk reaksi Taliban atas beredarnya film yang memicu amarah umat islam tersebut. Ahmadi bahkan tidak secara spesifik menyebut Pangeran Harry sebagai target mereka saat menyerang kamp Bastion.
Sebagaimana disebutkan pejabat Nato bahwa pemberontak yang menyerang kamp Bastion menggunakan senjata genggam, roket dan mortir.
Pejabat ini juga membenarkan keberadaan Pangeran Harry di Kamp tersebut saat serangan berlansung. Meski demikian, Pangeran Harry dilaporkan tidak mengalami luka yang berarti.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: