"Kami (Rusia) puas dengan isinya. Kami bukan hanya memberi suara untuk itu, tapi termasuk sebagai penyusun bersama," ujar Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dikutip
Xinhua (Sabtu, 15/9).
Resolusi yang disahkan pada Kamis (13/9) itu berisi desakan agar Iran sepenuhnya mematuhi semua kewajibannya berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB tanpa penundaan.
Selain itu, lanjut pernyataan Rusia itu, resolusi ini juga mendorong adanya pembicaraan lebih lanjut antara Teheran dan IAEA. Serta membuka peluang terjadinya perundingan yang berkelanjutan antara Iran dan kelompok P5+1 yang beranggotakan Inggris, Ameriika Serikat, Prancis, China, Rusia dan Jerman.
"Resolusi itu tak berisi ancaman atau tuduhan terhadap siapa pun," lanjut pernyataan itu.
Resolusi tentang nuklir Iran ini sendiri disahkan oleh Dewan Gubernur pengawas nuklir PBB yang memiliki 35 anggota dengan dukungan mayoritas. Kuba menentang, sementara tiga negara lagi menyatakan abstain.
[ian]
BERITA TERKAIT: