Dua ledakan bom berkekuatan rendah terjadi di dekat Kedutaan Besar Amerika Serikat di Bogota, tak lama setelah kedatangan Presiden AS Barack Obama di Kolombia. Obama dijadualkan akan turut ambil bagian dalam pertemuan puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Organisasi Negara-negara Amerika (OAS) di Cartagena.
Dua ledakan yang terjadi pada pukul 19.30 itu diikuti oleh dua ledakan serupa di Cartagena, kota yang menjadi tuan rumah pertemuan puncak KTT OAS. Meskipun demikian, pejabat keamanan setempat mengatakan bahwa ledakan-ledakan tersebut tidak korban jiwa ataupun kerusakan bangunan yang berarti.
"Ledakan-ledakan itu terjadi di dekat satu terminal bus dan dekat supermarket. Tidak ada korban cedera dan tidak ada kerusakan." kata Jenderal Rodolfo Palomino dari kepolisian Kolombia kepada wartawan tanpa mengungkapkan apakah ada yang dijadikan tersangka, seperti dikutip
AFP (Sabtu, 14/4).
Presiden Obama sedianya akan bertemu dengan lebih dari 30 pemimpin negara Amerika dalam pertemuan puncak KTT OAS yang berlangsung selama dua hari. KTT ini akan membahas mengenai isu penting yang terjadi di sekitar kawasan, mulai dari keanggotaan Kuba di OAS, perselisihan Inggris dengan Argentina terkait kepulauan Falkland, dan perang terhadap narkoba.
[ian]
BERITA TERKAIT: