Warga Afghanistan yang Tewas Meningkat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 04 Februari 2012, 21:23 WIB
RMOL. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengungkap laporan terbaru mengenai peningkatan jumlah warga sipil Afghanistan yang tewas dalam kurun 5 tahun terakhir.

"Jumlah anak-anak, perempuan dan pria Afghanistan yang tewas akibat perang, terus meningkat," kata Jan Kubis, Perwakilan Khusus PBB untuk Sekjen PBB Ban Ki Moon sebagaimana dikutip BBC, (Sabtu, 4/2).

Dalam laporan United Nations Assistance Mission in Afghanistan (UNAMA), sebuah misi bantuan PBB di Afghanistan mengungkapkan, 3.021 warga sipil tewas sepanjang tahun 2011, atau lebih tinggi dibandingkan pada tahun 2010 yang hanya berjumlah 2.790. Sementara di tahun 2009 jumlah warga sipil Afghanistan hanya 2.412 saja.

PBB menyebut sebagian besar korban sipil tersebut tewas akibat dari serangan pemberontak.

Para pemberontak Afghanistan biasanya melakukan aksi bom bunuh diri di lokasi yang ramai dipadati warga sipil. Serangan udara yang dilakukan oleh pasukan pendukung pemerintah juga disebut dalam laporan itu sebagai penyebab meningkatnya jumlah korban sipil yang tewas di tahun 2011.

Komisaris Tinggi PBB untuk masalah HAM, Navi Pillay, mengatakan sangat khawatir bahwa korban sipil terus meningkat dari tahun ke tahun.

"Di balik angka-angka ini, jelas warga Afghanistan sangat menderita dan sangat dirugikan. Ini adalah kewajiban kita semua untuk menghentikan ini semua, sekaligus mencegahnya," katanya.

Pillay mengatakan, akan melaporkan persoalan hak asasi manusia di Afghanistan ini pada Dewan Hak Asasi Manusia PBB, Maret nanti. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA