"Sebagai tanggapan atas ancaman embargo minyak dan perang, kami mempunyai ancaman sendiri yang akan kami terapkan pada saat yang tepat, bila perlu," kata Ayatollah sebagaimana dilansir
BBC (Sabtu, 4/2).
Namun, Ayatollah tidak merinci ancaman yang telah disiapkan Iran tersebut secara mendetail. Khamenei menegaskan berbagai sanksi yang dijatuhkan terhadap Iran tidak akan mempengaruhi tekad Iran untuk meneruskan program pengayaan nuklirnya.
Lebih lanjut, Khamenei mengatakan peringatan yang dikeluarkan Amerika Serikat yang mempertimbangkan segala opsi untuk memaksa Iran menghentikan program nuklir hanya akan sia-sia. Ini mengingat AS sedang mengalami krisis ekonomi, dan perang hanya akan memperburuk kondisi perekonomian AS.
"Mereka (AS dan Barat) mengancam bahwa semua opsi dipertimbangkan. Ancaman perang akan merugikan bagi Amerika Serikat karena melancarkan perang akan merugikan 10 kali bagi negara itu," tegas Ayatolllah Khamenei.
[arp]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: