Seorang pejabat Departemen Luar Negeri Argentina Sebastian Brugo Marco mencurigai keputusan Inggris. Meski pemerintah Inggris mengaku Pangeran Wiliam hanya akan terlibat pelatihan militer di Falkland, namun yang perlu dititikberatkan adalah posisi William sebagai seorang pangeran kerajaan.
"Karena sang pangeran adalah anggota keluarga kerajaan Inggris, maka ada misi politik yang tak bisa diabaikan di balik misi militer," kata Sebastian Bruno Marco sebagaimana dikutip
BBC (Sabtu, 12/11).
Pangeran William dijadwalkan pergi ke Kepulauan Falkland untuk ikut sebuah pelatihan militer. Pangeran akan ditugaskan sebagai pilot pesawat SAR milik Angkatan Udara Inggris pada Februari hingga Maret tahun depan.
Entah kebetulan atau tidak, kunjungan Pangeran William bertepatan dengan peringatan 30 tahun kemenangan tentara Inggris atas Argentina dalam perebutan Kepulauan Falkland. Masyarakat Argentina hingga saat ini lebih sering menyebut kepulauan yang diklaim sebagai wilayahnya itu dengan nama Malvinas.
[ald]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: