Seperti dilansir
BBC (Sabtu, 4/6), NATO tidak menyebutkan rincian mengenai insiden terbaru ini termasuk identitas kewarganegaraan korban.
Laporan sementara menyebutkan bahwa sebagian besar tentara ISAF yang berdinas di bagian timur Afghanistan, yang terletak dekat dengan perbatasan Pakistan, adalah pasukan Amerika. Dan di daerah timur Afghanistan memang tercatat sebagai daerah yang paling berbahaya bagi pasukan NATO.
Bom pinggir jalan yang merenggut korban nyawa pasukan asing ini dilihat sebagai kelanjutan dari kecenderungan kenaikan jumlah tindak kekerasan dalam pekan-pekan belakangan ini.
Pada tahun 2011 tercatat 220 tentara asing terbunuh di Afghanistan, dan sebanyak 57 orang tewas pada bulan Mei saat Taliban memulai serangan pada musim semi. Akhir bulan lalu, tujuh tentara ISAF tewas dalam ledakan bom pinggir jalan di Afghanistan Selatan.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: